Koordinasi dan Diskusi Pengembangan Aplikasi Disaster Management Information System

Berpegang pada Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, disebutkan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab dari seluruh lapisan masyarakat. Lapisan masyarakat ini mulai dari lembaga formal yaitu Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, maupun unsur-unsur non formal dari mulai media, perguruan tinggi, forum-forum kemasyarakatan hingga masyarakat sipil memiliki tanggung jawab yang sama. Artinya, penanggulangan bencana akan lebih optimal jika dilakukan secara sinergis antar seluruh lapisan masyarakat.

Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPBD DIY) telah memiliki satu aplikasi dengan nama PAMOR sebagai usaha untuk mengoptimalkan fungsi dan peran instansi. PAMOR sudah menjadi alat bantu bagi BPBD DIY dalam mengontrol informasi kebencanaan yang ada di DIY. Tidak berhenti sampai disitu, BPBD DIY terus berusaha untuk mengoptimalkan aplikasi PAMOR.

PAMOR yang semula didesain sebagai alat bantu operator provinsi, semakin diperluas agar bisa dirasakan bersama seluruh lapisan masyarakat. Aplikasi mobile menjadi solusi yang diambil oleh BPBD DIY untuk mengoptimalkan hasil kinerja. Dengan banyaknya populasi masyarakat Indonesia yang merupakan pengguna aktiv telepon genggam dan layanan data, maka keputusan tersebut dirasa sangat tepat.

Menggunakan aplikasi mobile, harapan untuk lebih dekat dengan masyarakat menjadi sangat besar karena masyarakat dapat mengakses aplikasi di manapun dan kapanpun, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal. Selain itu, terdapat response time di waktu kritis yang menjadi titik balik BPBD DIY untuk mengembangkan aplikasi PAMOR menjadi aplikasi mobile. Bagi masyarakat, hal paling penting dalam penanggulangan bencana adalah kecepatan respon. Semakin cepat informasi kebencanaan dilaporkan maka diharapkan semakin cepat pula laporan tersebut untuk segera ditangani.

JMC IT Consultant sebagai pihak yang dipercaya oleh BPBD DIY untuk mengembangkan aplikasi PAMOR turut bersemangat. Selain diskusi bersama tim BPBD DIY, terdapat pihak-pihak terkait yang turut memberikan berbagai masukan dalam merancang aplikasi mobile PAMOR. Harapan dan kreativitas menjadi motivasi tersendiri untuk terus mendukung terwujudnya daerah sadar bencana dalam seluruh lapisan masyarakat.

Bersama JMC IT Consultant, mari membangun Indonesia melalui teknologi!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *