Pentingnya Melakukan Integrasi Sistem Informasi pada Berbagai Bidang Kehidupan

Integrasi sistem informasi merupakan salah satu bentuk dari SIM. Karena integrasi sendiri merupakan hubungan antara subsistem agar datanya bisa berjalan sebagaimana mestinya menuju ke sistem lain. Jadi setiap sistem itu bisa saling terhubung menggunakan berbagai macam cara sesuai kebutuhan dengan yang lain.

Untuk sifatnya sendiri berbentuk hirarkis. Karena sistem manajerial bisa mendapatkan masukan data, berlaku juga sebaliknya. Interaksi hirarkis biasanya diintegrasikan karena pihak manajer tahu bahwa setiap informasi harus disusun sesuai dengan sistem yang digunakan saat ini.

integrasi sistem informasi

Sehingga dari sinilah manajer bisa mendapatkan informasi data lengkap dari sistem yang ada. Melihat hal tersebut, tentunya hal ini sangat penting sekali untuk berbagai kehidupan. Karena bila dimanfaatkan dengan baik dan benar, sebenarnya cara kerjanya efektif meningkatkan teknologi yang sedang berkembang saat ini.

Alasan Membutuhkan Integrasi Sistem

Ada banyak alasan kenapa integrasi sistem informasi begitu penting saat ini. Baik itu untuk kantor pemerintah, toko, kampus, dll. Jadi fungsinya tidak hanya menyasar pada 1 bidang kehidupan saja. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa hal ini begitu penting berdasarkan bidangnya, antara lain:

  1. IT penting untuk kantor pemerintah karena setiap warga pasti membutuhkan layanan dari pemerintah efisien dan praktis. Oleh karena itu dibutuhkan integrasi sistem terpadu supaya setiap warga masyarakat bisa melacak sejauh manakah layanan mereka yang sedang diproses. Sehingga mereka tahu kapan mendapatkan hasilnya.
  2. Toko juga membutuhkannya karena setiap pelanggan yang memesan barang secara manual seringkali terjadi kesalahan entry data. Lebih buruknya lagi adalah terkadang datanya hilang di tengah jalan. Berbeda sekali bila semuanya sudah memakai teknologi IT, maka setiap pesanan pelanggan bisa terpenuhi sepenuhnya.
  3. Untuk kampus, biasanya mahasiswa harus melakukan pendaftaran berulang kali pada beberapa sistem. Supaya mereka bisa mendapatkan akses wifi, perpustakaan, krs, e-learning, dll. Namun dengan adanya sistem yang sudah diintegrasikan, maka semua kebutuhan bisa dijalankan dalam sekali jalan saja.

Pada dasarnya setiap perusahaan itu tidak cukup bila hanya menyiapkan sistem informasi. Sistem tersebut harus diintegrasikan agar saling terhubung dengan yang lain sesuai kebutuhan. Dengan begitu tidak ada kesalahan dalam proses entry data karena semuanya langsung dihubungkan secara langsung.

Faktor yang Mempengaruhi Integrasi dan Metodenya

Ada banyak hal yang mempengaruhi proses integrasi sistem informasi saat ini. Yaitu penentuan sasaran dan tujuannya, adaptasi dari proses manajemen, standarisasi struktur, serta pembangunan pusat data sebagai inti dari itu semua. Selain beberapa hal tersebut, hardware adalah salah satu faktor pendukung dari IT.

Baca Juga : Jasa Pembuatan Peta Tematik

Karena hardware merupakan server mendukung proses bisnis agar berjalan dengan lancar. Dengan begitu tujuan dari integrasi tersebut bisa terpenuhi sebagaimana mestinya. Selain harus menyiapkan server, salah satu hal yang mempengaruhi performanya adalah spesifikasi dari workstation itu sendiri.

Selanjutnya, bila faktor pendukungnya sudah dipenuhi semuanya, saatnya untuk memahami metode yang digunakan. Dalam hal ini terdapat 3 metode harus dipahami oleh setiap pengguna. Yaitu vertical, star, dan horizontal integration. Vertical Integration itu prosesnya sesuai fungsionalitas.

Jadi sub-sub sistemnya saling dihubungkan agar bisa berinteraksi dengan pusatnya namun tetap menggunakan arsitektur lama. Star Integration disebut juga dengan spaghetti. Karena prosesnya menghubungkan antara satu subsistem dengan semua sistem yang ada. Itulah sebabnya disebut dengan spaghetti integration.

Horizontal Integration ini merupakan metode saat layer khusus dibuat untuk interpreter. Jadi semua subsistemnya langsung berhubungan dengan layer yang ada. Jadi horizontal ini sangat berbeda sekali dengan integration system yang lainnya karena berfungsi sebagai interpreter.

Strategi Pendekatan Integrasi Sistem Informasi

Pendekatan dalam integration information system itu terdiri atas 2 macam. Yaitu berbentuk total & homogen dan bertahap. Untuk pendekatan total & homogen ini cara kerjanya mengintegrasikan semua aspek bisnis menggunakan framework standard. Sehingga proses integrasinya semakin mudah.

Hanya saja biasanya dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengimplementasikannya. Selain itu biayanya biasanya cukup mahal, mengingat bisa diaplikasikan untuk berbagai bidang. Sedangkan pendekatan bertahap itu dimulai dari awal dengan cara memanfaatkan existing information system.

Jadi setiap rangkaian integrasi sistem informasi dirangkai berdasarkan pola integrasi dan kebutuhannya. Dalam melakukannya harus konsisten agar tidak terjadi kegagalan. Untuk itulah dibutuhkan tenaga yang ahli dan profesional agar berhasil dan berjalan dengan lancar. Namun dari segi harga, pendekatan ini lebih murah.

Sehingga pendekatan ini sering dipilih banyak orang karena harganya terjangkau. Yang pasti dalam melakukan integration information system itu tujuannya harus jelas. Karena pada akhirnya prosesnya dibuat untuk melakukan perbaikan layanan agar lebih baik dari fasilitas sebelumnya. Untuk itulah alurnya harus jelas.

Melihat penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa IT itu sangat penting untuk berbagai bidang. Jika Anda ingin mengembangkan teknologi bisnis dan membutuhkan bantuan integrasi sistem informasi, silahkan hubungi JMC IT Consultant di nomor (0274) 588599 atau bisa juga melalui WA +62 811-2542-515.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *