Teknologi

E-GOV DIY MENGGEBRAK KEMBALI

http://www.bwfhosting.com/wp-content/uploads/2012/10/photodune-2392898-server-m.jpgDIY kembali membuat inovasi di tahun 2014. Setelah sukses menjadi juara 1 Perencanaan Pembangunan  pada  penganugerahan Piala Pangripta Utama Nasional yang diselenggarakan oleh Bappenas Mei lalu, saat ini DIY sedang menggagas integrasi  aplikasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Integrasi ini dimulai dengan mencoba menghubungkan data antar aplikasi. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah  SIPD (Sistem Informasi Profil Daerah), SI Perencanaan, SIPKD (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah), Web Monev (Monitoring & Evaluasi), SIM Aset (Sistem Informasi Manajemen Aset), dan Aplikasi Pendapatan.

Tujuan dari integrasi ini adalah agar SKPD selaku pengguna tidak melakukan pengentrian berulang-ulang  pada aplikasi yang berbeda. Selain itu integrasi juga bermanfaat dalam upaya menjaga konsistensi data dari mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi. Meningkatkan efisiensi, efektivitas dan kesesuaian data.

Tentu saja ini sebuah tantangan yang tidak sederhana,  bahkan sampai dengan saat ini belum diketahui jika ada daerah lain yang sudah melakukannya. Namun melalui mekanisme yang dijalankan, DIY sangat optimis hal tersebut bisa terwujud.

Pekerjaan integrasi aplikasi ini dijalankan oleh JMC selaku Konsultan IT yang ditunjuk. JMC akan menggunakan beberapa teknologi guna mengakomodir kebutuhan tersebut diantaranya adalah Enterprise Application Integration (EAI) dan Data Warehouse. EAI berfungsi untuk membuat bisnis proses antar aplikasi agar bisa saling terintegrasi. Sedangkan Data Warehouse berfungsi untuk mengelola semua data dalam satu tempat untuk menghasilkan informasi baru yang memiliki nilai manfaat lebih di antaranya adalah sistem eksekutif yang menampilkan data analisis. Melaui keberhasilan integrasi ini, diharapkan akan tercipta peningkatan kualitas birokrasi di lingkungan Pemda DIY. Bravo E-Gov DIY. (yhn)