e-Revenue



Selama ini fokus pemerintah daerah khususnya pada pengelolaan keuangan daerah didominasi oleh sektor belanja dimana sektor belanja ini sendiri merupakan tindak lanjut kemampuan fiskal dari sebuah daerah. Tentu saja luasnya kemampuan untuk merencanakan program kegiatan yang didanai oleh APBD merupakan atas prestasi dari kemampuan daerah dalam mengupayakan  pendapatan. Upaya yang disertai dengan strategi, konsistensi dan didukung melalui teknologi yang optimal.

Anda pasti merasakan betapa lelahnya membuat rekap pendapatan dari berbgai SKPD, selanjutnya betapa melelahkan ketika harus memeriksa laporan koran dari Bank yang jumlahnya bertumpuk-tumpuk  untuk melakukan validasi. Setelah itu anda kembali harus membuat laporan yang tidak diijinkan salah sedikitpun karena bisa menimbulkan selisih. Jika sampai terjadi selisih maka itu adalah sebuah mimpi buruk karena anda harus mengulangi kembali memeriksa baris demi baris laporan yang sudah anda ketik.

E-Revenue (Aplikasi Pendapatan Daerah) adalah alat bantu berteknologi yang memudahkan kerja Badan Pengelola Pendapatan agar dapat bekerja dengan efektif, efisien dan yang paling utama aman. Aplikasi mengelola penerimaan atas retribusi, pajak, dan lain-lain seperti dana bergulir dan kliring. Dengan menggunakan aplikasi pendapatan hal-hal buruk seperti yang diatas tidak akan terjadi lagi. DPPKA/Dinas Pengelolaan Pendapatan akan memiliki banyak waktu luang untu mengerjakan pekerjaan yang sifatnya substansif bukan administratif. Tidak ada waktu terbuang karena sibuak membuat laporan, tidak ada waktu terbuang untuk memvalidasi data karena semua sudah dilakukan secara otomatis melalui komputerisasi yang terhubung dengan aktifitas perbankan.

Transaksi bisa dilihat realtime, apabila ada transaksi ke rekening kasda  maka detik itu pula dapat diketahui ada pendaptan yang masuk. Aplikasi pendapatan juga bisa menjadi alarm ketika pendapatan tidak mencai target yang ditentukan. DPPKA/Dinas Pengelolaan Pendapatan dapat mengantisipasi dari jauh hari sebelumnya sehingga penanganan dan pembinaan menjadil lebih  optimal.

 

 

 

Dasar Hukum:

  • Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2001 tentang Pengembangan Telematika di Indonesia.

  • Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

  • Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Kelebihan:

  • Entri data dilakukan oleh SKPD dan divalidasi oleh perbankan pengelola KASDA sehingga data keuangan benar-benar valid dan aman.

  • SKPD tidak perlu mengetik ulang  kode rekening dan nama-nama rekening karena sudah disimpan didalam sistem, disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

  • Karena kode rekening dan nama rekening hanya tinggal memilih maka tidak akan terjadi lagi kesalahan struktur rekening, kode dan nomenklatur rekening oleh SKPD.

  • Tidak perlu lagi melakukan pembuatan laporan secara manual karena berbagai jenis laporan sudah otomatis dibuat oleh sistem dengan sekalik klik.

  • Tidak perlu lagi mencocokkan laporan dengan laporan koran dari bank, karena database di aplikasi sudah tervalidasi dengan aktivitas perbankan.

  • Selain pendapatan aplikasi juga mengelola mulai dari penyusunan rencana pendapatan.

  • Aplikasi dapat mengirimkan pesan ketika pendapatan yang sudah terjadi belum mencapai batas target yang ditetapkan dalam perencanaan.

  • Terdapat giant monitor guna memampangkan monitor pendapatan yang isinya adalah capaian target seperti yang ada di bursa efex jakarta.

  • Terdapat notifikator ketidaksesuaian untuk transaksi-transaksi yang dicurigai keliru sebagai bagian dari keamanan aplikasi.

  • Untuk mencari data transaksi yang sebelumnya harus membongkar laporan atau mencari secara pelik di file-file manual yang kita buat tidak terjadi lagi. Tinggal klik saja maka data yang dibutuhkan akan langsug muncul. Sangat memudahkan proses penelusuran ketika ingin memeriksa data teretentu.

  • Menggunakan metode enkripsi didalam pengiriman datanya untuk meningkatkan keamanan.

  • Memiliki forum guna mengarsipkan semua tanya jawab yang terjadi antar admin dengan operator sehingga apabila ada pergantian pengeloa maka penanggungjawab yang baru memiliki arsip yang lengkap untuk semua komunikasi yang telah dibangun.

The copyright and material on this website (including without limitation the text, computer code, artwork, photographs, images, music, audio material, video material and audio-visual material on this website) owned by JMC. You may request permission to use the copyright materials on this website by writing to hello@jmc.co.id

JMC Live Support

Customer Support: Hello, How can i help you? 08:00:00

Call Request

Masalah IT membuat Anda kesulitan???
Silakan konsultasikan dengan kami.
Kirimkan data Anda dan kami yang akan menghubungi Anda.