E-Planning Memudahkan Kinerja BAPPEDA di Seluruh Indonesia

Perencanaan pembangunan daerah merupakan suatu proses perencanaan pembangunan yang dimaksudkan untuk melakukan perubahan menuju arah perkembangan yang lebih baik bagi suatu komunitas masyarakat, pemerintah dan lingkungannya dalam wilayah / daerah tertentu dengan memanfaatkan atau mendayagunakan berbagai sumberdaya yang ada dan harus memiliki orientasi yang bersifat menyeluruh, lengkap tetapi tetap berpegang pada azas prioritas.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, disingkat Bappeda, adalah lembaga teknis daerah dibidang penelitian dan perencanaan pembangunan daerah yang dipimpin oleh seorang kepala badan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur / Bupati / Walikota melalui Sekretaris Daerah. Badan ini mempunyai tugas pokok membantu Gubernur / Bupati / Walikota dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dibidang penelitian dan perencanaan pembangunan daerah.

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) merupakan unsur perencanaan penyelenggaraan pemerintahan yang melaksanakan tugas dan mengkoordinasikan penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah. Beratnya tupoksi yang diemban membuat BAPPEDA membutuhkan sebuah alat bantu yang memberikan keuntungan maksimal baik dari sisi waktu maupun kualitas.

Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (e-planning) adalah sebuah alat penyusunan RKPD, KUA PPAS, KUA/PPAS Perubahan, RKPD Perubahan Kabupaten/Provinsi agar dapat terselesaikan dengan mudah, cepat, tepat dan sesuai dengan arahan yang terkandung dalam Permendagri No. 54 Tahun 2010. Dengan adanya alat bantu e-planning, BAPPEDA dapat memaksimalkan sistem dan sistem juga mampu menyajikan analisa yang sangat informatif bagi para pemangku kepentingan.

 

     

Sejumlah BAPPEDA yang menggunakan aplikasi e-planning sebagai alat bantu dapat memaksimalkan sistem dan sistem juga mampu menyajikan analisa yang sangat informatif bagi para pemangku kepentingan, antara lain :

  • BAPPEDA Pemerintah Provinsi DIY
  • BAPPEDA Pemerintah Provinsi Aceh
  • BAPPEDA Kabupaten Rejang Lebong

​Beberapa BAPPEDA dari kabupaten atau kota lain juga masih dalam proses pengerjaan e-planning yang nantinya akan diimplementasikan di kota atau kabupatennya masing-masing.

 

 

Kelebihan E-PLANNING JMC IT Consultant

  • Berhasil membawa DIY menjadi juara 1 Pangripta Utama dan Provinsi Aceh sebagai juara 2 Pangripta Pratama 2014 sebagai wujud perencanaan daerah yang baik.
  • Input data, proses, alur dan laporan sesuai dengan Permendagri No. 54 Tahun 2010.
  • Penyusunan laporan secara manual yang sebelumnya memakan waktu berminggu-minggu bisa selesai dalam waktu hitungan detik.
  • Menjaga kesesuaian RKPD-KUA/PPAS-KUA/PPAS Perubahan – RKPD Perubahan sehingga sesuai dengan RPJMD dan memproteksi SKPD agar hanya bisa mengambil program kegiatan yang menjadi urusannya saja.
  • Proses input data program/kegiatan oleh SKPD dapat dilakukan secara online maupun offline.
  • BAPPEDA memiliki kemampuan untuk mengkoreksi dan memodifikasi rencana program/kegiatan yang telah diinput oleh SKPD.
  • Referensi no rekening, nama program/kegiatan dapat menggunakan standar dari Permendagri No. 13 atau dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.
  • BAPPEDA dapat membuat batasan pagu indikatif untuk setiap SKPD sesuai dengan pertimbangan ketersediaan anggaran, kepentingan dan prioritas daerah.
  • Data dapat dieksport kedalam bentuk file excel.
  • Terdapat menu analisis bagi pemangku kepentingan agar dapat dengan cepat memahami kesesuaian rencana yang telah disusun terhadap visi misi, prioritas, sasaran dan lokasi.
  • Dapat diakses oleh masyarakat sebagai wujud keterbukaan informasi pemerintah.
  • Dapat menampung usulan masyarakat sebagai wujud mekanisme bottom up yang komunikatif.